Tuesday, September 10, 2013

Gosip Hangat Kecelakaan Dul Di Tol Jagorawi

Gosip Hangat santer terdengar mengenai kecelakaan yang menimpa Abdul Qodir Jaelani alias Dul anak musisi Ahmad Dhani di tol Jagorawi KM 8+200 pada Minggu (8/9) pukul 00.45 lalu, pemberitaan mengenai kecelakaan ini bukan semata karena Dul adalah anak Musisi Kondang Ahmad Dhani dan Maia Estianty saja, akan tetapi juga karena Dul yang diketahui baru berusia 13 tahun ditetapkan sebagai tersangka utama penyebab tewasnya enam ( 6 ) orang dan puluhan luka – luka.

Gosip Hangat nya, dimalam naas tersebut Dul tengah dalam perjalanan pulang dari Bogor ke Jakarta usai mengantar sang kekasih. Entah apa yang terjadi, Mitsubishi Lancer B 80 SAL yang dikemudikan Dul mencapai kecepatan hingga 105,8 km/jam hilang kendali, ia lantas membanting setir ke kiri hingga menabrak pembatas jalan. Tak sampai di situ, mobil juga terbang ke jalur sebelah yang berlawanan arus. Saat itulah, sedan hitam itu menabrak bagian bemper belakang Toyota Avanza kemudian kembali menghantam Daihatsu Gran Max di belakangnya hingga rusak parah.


Rekan semobil Dul saat itu, Noval ( 14 tahun ) juga dikhabarkan mengalami luka – luka bahkan kedua kakinya patah. Noval dikhabarkan merupakan kekasih dari salah satu putri Mulan Jameela. Dul juga mengalami patah kaki akibat kecelakaan tersebut dan harus menjalani serangkaian operasi di Rs. Pondok Indah Jakarta Selatan. Dul terancam hukuman 6 tahun penjara sesuai dengan yang diatur pasal 310 ayat 3 UU lalu lintas. Namun karena Dul masih dibawah umur kemungkinan besar hukuman tersebut hanya 3 tahun.

Ahmad Dhani mengaku siap menghadapi hal yang paling pahit sekalipun terkait peristiwa kecelakaan ini "Kami akan menjalani proses tersebut. Apapun prosesnya akan saya jalanin. Yang nggak wajib saja saya jalanin, apalagi yang wajib," kata Dhani di Rumah Sakit Melia, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (9/9). Ahmad Dhani pun berjanji untuk memenuhi semua tuntutan dari keluarga korban termasuk menjadi orang tua asuh dan membiayai pendidikan beberapa anak korban hingga ke perguruan tinggi.

No comments:

Post a Comment