Tuesday, September 18, 2012

Berinvestasi Pada Indonesian Contemporary Art

Berinvestasi Pada Indonesian Contemporary Art merupakan alternative investasi dan merupakan sesuatu hal yang sangat menarik sekaligus berpotensi menghasilkan keuntungan financial. Akan tetapi bagi seseorang yang baru mencoba memasuki dunia investasi terutama pada bidang seni tentu dalam memilih karya seni kontemporer bisa menjadi urusan yang sangat pelik karena adanya kekhawatiran investasi yang telah ditanamkan pada seni tersebut tidak kembali atau adanya resiko membeli karya seni palsu.

Pada saat ini Indonesian Contemporary Art Gallery bisa dengan mudah kita jumpai, Jika anda tinggal di Jakarta anda bisa berkunjung ke Edwin’s Gallery. Indonesian Contemporary Art Gallery ini sudah tidak asing bagi para kolektor dan para pecinta seni, karena Galleri seni ini sudah ada sejak tahun 1984 dan merupakan salah satu galeri seni teraktif di Indonesia.

Untuk mengurangi resiko membeli karya seni kontemporer palsu tentu akan lebih baik membeli dari galeri seni yang sudah terpercaya dan berpengalaman seperti Edwin’s Gallery. Sudah bukan rahasia lagi bahwa penipuan atas hasil karya seni seseorang sangat marak tidak hanya di luar negeri namun didalam negeri pun sangat sering terjadi. Anda masih ingat kasus yang menimpa kolektor seni kawakan dari Magelang dr. Oei Hong Djien, pada April 2012 lalu? Dimana Museum seninya yang baru dibuka di Magelang yang menyajikan banyak lukisan Hendra Gunawan, Sudjojono, dan Soedibio diduga palsu. Pada saat itu sejumlah kalangan pencinta seni, juga ahli waris para pelukis pun mengkritiknya.

Atau kasus yang menimpa Bank Indonesia, dimana diantara ratusan koleksi lukisan hasil karya maestro terkenal seperti: Raden Saleh, Affandi, Basuki Abdullah, Antonio Blanco, S.Sudjojono, Lee man fong, Hendra Gunawan, Le Mayeur, Walter Spies, Ernest Dezentje, dan beberapa pelukis maestro lainya setelah dilakukan verifikasi oleh tim kurator Bank Indonesia dan tim kurator Galeri Nasional, terdapat sekitar 29 Lukisan palsu.

Peredaran lukisan palsu di pasar lukisan Indonesia pada saat ini sangat banyak dan telah bercampur dengan luksian asli, sehingga sangat menyulitkan bagi orang awam terutama bagi yang baru mencoba memasuki dunia investasi seni, bahkan Kurator senipun bisa terkecoh. Kecuali apabila sang kurator tersebut benar-benar telah berpengalaman dibidangnya , jeli dan teliti yang sanggup menelusuri apakah lukisan tersebut palsu ataukah tidak.

Untuk mengurangi terkena resiko membeli lukisan palsu sebaiknya anda membeli dari Indonesian contemporary Art gallery yang telah terpercaya dan berpengalaman seperti Edwin’s Gallery. Dan sebaiknya anda konsultasikan dengan kurator seni di gallery tersebut untuk memperoleh karya seni asli dan memiliki potensi untuk naik di masa mendatang sehingga investasi yang anda tanamkan membuahkan hasil.

No comments:

Post a Comment